
Sebagai bentuk tanggung jawab, Kadispora (SJ) menyatakan telah mengembalikan Rp1,5 miliar kepada investor. Sementara sisa dana masih dalam proses penyelesaian secara kekeluargaan.
"Ini adalah bantuan pembangunan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Selatan saat Gubernur Apolo masih menjabat sebagai pejabat gubernur,"ujar dia.
"Kita harap setelah satu tahun memasuki provinsi definitif, kita masih punya empat tahun kedepan,"kata Gubernur Apolo dalam sambutannya.
“Ruas jalan ini akan kita selesaikan pada tahun 2026. Saat ini pembangunan jalan sudah mencapai progres 60 persen. Kita harapkan akan selesai sampai dengan di Kampung Kumbe di muara Sungai Kumbe pada bulan Desember 2026,” ujarnya.
Ia menceritakan, selama bertahun-tahun masyarakat yang kurang mampu harus mengambil air dari sumur umum sejak dini hari menggunakan jerigen dan sepeda. Sementara warga lainnya harus membeli air dengan harga Rp50.000 per drum.
Saat musim hujan, jalan berubah menjadi lumpur seperti area persawahan, sedangkan pada musim kemarau dipenuhi debu tebal. Kondisi tersebut kerap menyebabkan kendaraan warga mengalami kerusakan.