
Jalinan Kasih Pemerintah Pusat, dalam kegiatan yang digelar
Foto bersama
Merauke, 14 Desember 2025 — Sebanyak 500 mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) yang tinggal di sejumlah asrama di Kabupaten Merauke menerima bantuan Jalinan Kasih Pemerintah Pusat, dalam kegiatan yang digelar di Asrama Vertenten, Jalan Cikombong, Merauke, Minggu (14/12/2025).
Bantuan tersebut menyasar mahasiswa yang menghuni Asrama Mappi, Lanny Jaya, Tolikara, dan Wamena, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pribadi mahasiswa menjelang perayaan Natal 2025.
Koordinator aksi kegiatan, Sultan Hasanuddin, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan lanjutan dari rangkaian jalinan kasih yang sebelumnya juga telah menyentuh beberapa asrama mahasiswa Papua di Merauke.
“Kegiatan hari ini adalah jalinan kasih untuk asrama-asrama mahasiswa Papua yang ada di Kabupaten Merauke. Sebelumnya sudah kami lakukan di beberapa asrama, dan pada tanggal 14 Desember ini kami turun lagi untuk asrama Mappi, Lanny Jaya, Tolikara, dan Wamena,” ujar Sultan saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan sekitar 5.000 item bantuan, yang terdiri dari berbagai kebutuhan pribadi mahasiswa, seperti sabun, minuman, makanan ringan, serta perlengkapan harian lainnya.
Menurut Sultan, bantuan ini memang difokuskan pada kebutuhan personal mahasiswa, mengingat kebutuhan pokok asrama pada umumnya telah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Teman-teman mahasiswa yang ada di asrama ini sudah ditanggung oleh pemerintah daerah. Karena itu, kami mencoba menyiapkan kebutuhan-kebutuhan pribadi yang bisa langsung mereka gunakan sehari-hari,” jelasnya.
Total mahasiswa penerima manfaat dalam kegiatan ini mencapai 500 orang, yang tersebar di empat asrama mahasiswa OAP di Merauke.
Lebih lanjut, Sultan menegaskan bahwa kegiatan jalinan kasih ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Natal di bulan Desember,
sekaligus menjadi pesan kehadiran dan perhatian negara bagi mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan jauh dari daerah asalnya.
“Kegiatan ini adalah kegiatan berbagi kasih, bagian dari rangkaian Natal. Harapannya, bantuan ini bisa memberi semangat, rasa kebersamaan, dan menunjukkan bahwa mahasiswa Papua tidak berjalan sendiri,” ujarnya.
Melalui program ini, Pemerintah Pusat berharap mahasiswa OAP di Merauke tetap merasa diperhatikan, didukung, dan mampu menjalani proses pendidikan dengan lebih baik, khususnya dalam suasana Natal yang penuh makna kebersamaan dan kepedulian. (LBS)