500 Warga Tanah Merah Terima Sembako, Pemprov Papua Selatan Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Masjid

Mari kita rawat persatuan dan kesatuan yang sudah ditumbuh kembangkan serta dipelihara oleh bapak bangsa, leluhur. Kita jaga kebhinekaan dan keanekaragaman karena mutlak dan absolut karya agung ciptaan Tuhan

Gubernur serahkan bantuan secara simbolis (Foto: humas)

Boven Digoel – Ratusan warga di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel menerima bantuan 500 paket sembako dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan saat Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Darul Hidayah Titik Nol, Minggu (8/3/2026).

Selain bantuan sembako, Pemerintah Provinsi Papua Selatan juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp100 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Darul Hidayah Titik Nol.

Kegiatan tersebut menjadi titik kesepuluh Safari Ramadhan Pemprov Papua Selatan dengan tema “Dengan Hikmah Ramadhan 1447 H Kita Tingkatkan Silaturahmi Menuju Papua Selatan yang Sehat, Cerdas dan Bermartabat.”

Dalam momentum silaturahmi dan buka puasa bersama itu, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo juga membagikan 10 amplop berisi Rp500 ribu kepada warga yang berhasil menjawab kuis yang diberikan.

Dalam sambutannya, Apolo Safanpo mengingatkan bahwa selama menjalankan ibadah puasa terdapat dua aspek penting yang harus dijaga, yakni jasmani dan rohani.

“Pertama, menjaga kebersihan dan kesehatan diri serta kebersihan dan kesehatan lingkungan agar tetap sehat, kuat dan mampu untuk menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah puasa dengan baik,” kata Apolo.

Selain itu, menurutnya, aspek rohani juga harus dijaga dengan menjauhkan diri dari kebiasaan yang kurang baik.

“Kedua, aspek rohani, agar kita menjauhkan diri dari kebiasaan kurang baik sehingga layak dan pantas untuk menghadap hadirat sang Khalik Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadhan untuk memperbaiki tiga hubungan relasi penting dalam kehidupan.

Pertama, memperbaiki hubungan dengan diri sendiri melalui puasa.

“Dengan puasa akan mengembalikan struktur ontologis tubuh yang rusak karena kerakusan, ketamakan dan nafsu duniawi,” jelasnya.

Kedua, memperbaiki hubungan dengan sesama melalui sedekah dengan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kita menyisihkan sebagian harta atau materi yang dimiliki untuk membantu meringankan penderitaan saudara-saudara yang kurang mampu terutama kaum fakir miskin, du’afa dan orang-orang tidak mampu,” katanya.

Ketiga, memperbaiki hubungan dengan Tuhan melalui doa.

“Dengan doa berpasrah diri dan memohon belas kasih berkat Tuhan Semesta alam,” ujarnya.

Apolo mengajak masyarakat menjalani ibadah puasa dengan memperbaiki tiga hal tersebut.

“Mari kita menjalani ibadah puasa dengan memperbaiki tiga hal yaitu diri kita sendiri, hubungan dengan sesama dan Tuhan,” ajaknya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjalani Ramadhan dengan hidup sederhana serta saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

Apolo menegaskan bahwa pemerintah terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadah agamanya dengan baik.

Ia juga mengingatkan bahwa pada tahun ini beberapa agama menjalankan ritual keagamaan dalam waktu yang hampir bersamaan, sehingga masyarakat diminta menjaga toleransi dan kebersamaan.

“Mari kita rawat persatuan dan kesatuan yang sudah ditumbuh kembangkan serta dipelihara oleh bapak bangsa, leluhur. Kita jaga kebhinekaan dan keanekaragaman karena mutlak dan absolut karya agung ciptaan Tuhan,” tegasnya.

Safari Ramadhan tersebut turut dihadiri Ketua MRP Papua Selatan Damianus Katayu, Ketua DPR Papua Selatan Heribertus S. Silubun, Kabinda Papua, Ketua Bawaslu Papua Selatan Marman, serta unsur Forkopimda.

Hadir pula Bupati Boven Digoel Ronny Omba, Sekretaris Daerah Boven Digoel, para kepala OPD, kepala distrik, pejabat Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Ketua Panitia Safari Ramadhan 1447 Hijriah Sunarjo, tokoh agama, majelis taklim, dan masyarakat setempat. (*)

AGENDA
LINK TERKAIT