APBD Turun Tajam, Hibah Pendidikan Tetap Dipertahankan: Gubernur Apolo Tegaskan Prioritas Pendidikan Tidak Boleh Berhenti

Pada tahun anggaran 2024, APBD kita berjumlah Rp 1,7 triliun. Tahun 2025 turun menjadi Rp 1,2 triliun, dan tahun 2026 sudah ditetapkan menjadi Rp 700 miliar

Gubernur dan Forkopimda yang hadir dalam acara hibah (Foto: IPS)

Merauke — Di tengah efisiensi anggaran besar yang dialami Papua Selatan, Pemerintah Provinsi tetap mempertahankan alokasi hibah sosial untuk sektor pendidikan. Gubernur Apolo Safanpo menyampaikan bahwa APBD Papua Selatan mengalami penurunan drastis dalam tiga tahun terakhir.

“Pada tahun anggaran 2024, APBD kita berjumlah Rp 1,7 triliun. Tahun 2025 turun menjadi Rp 1,2 triliun, dan tahun 2026 sudah ditetapkan menjadi Rp 700 miliar,” kata Apolo dalam sambutan penyerahan hibah pendidikan, Jumat (28/11/2025).

Penurunan itu otomatis memengaruhi skema hibah. Tahun lalu hibah pendidikan dianggarkan Rp 50 miliar, sementara tahun ini turun menjadi Rp 30 miliar. Tahun depan hibah berpotensi kembali turun.

Namun Apolo memastikan bahwa sektor pendidikan tidak boleh dikorbankan. “Ada dua kemungkinan tahun depan: jumlah penerima yang menurun, atau nilai hibah yang dikurangi. Tapi prinsipnya kita tetap bantu karena ini penting bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia meminta seluruh OPD tetap mengalokasikan sebagian anggarannya untuk hibah pendidikan, keagamaan, dan lembaga sosial. “Meskipun anggaran turun, kita harus saling bantu. Pembangunan di semua sektor harus tetap berjalan,” ujarnya. (LBS)


Editor: Ronald

AGENDA
LINK TERKAIT