
Kami selalu bangga karena dari tenis meja ini banyak melahirkan generasi-generasi muda Asmat yang berpotensi,” jelasnya.
Adegan saat pertandingab berlangsung sengit (Foto: IPS)
Info Papua Selatan, Merauke — Suasana di Aula Rosepermai mendadak riuh pada Jumat (28/11) pagi. Tepat pukul 09.00 WIT, pertandingan tenis meja kategori juara grup kadet putra usia di bawah 15 tahun mempertemukan dua atlet muda penuh talenta: Petrus Bavo Waman dari Kabupaten Asmat dan Qaizar Rahman dari Kabupaten Mappi.
Sorak sorai pendukung, terutama dari kubu Asmat, menggema memenuhi ruangan. Setiap kali bola memantul cepat dari meja, para sporter menahan napas, berharap smash demi smash Bavo berhasil menutup poin.
Pertarungan berlangsung sengit. Namun ketenangan dan konsistensi Bavo di tiga set berturut-turut akhirnya mengantarkannya keluar sebagai juara pool A, sekaligus menegaskan dominasi Asmat di kategori ini.
Gelaran tenis meja dalam rangka Porprov Papua Selatan ini menjadi salah satu cabang yang paling dinanti. Total terdapat tujuh kategori yang dilombakan, terdiri dari: 3 kategori putri, 3 kategori putra, 1 kategori beregu.
Kehadiran atlet-atlet muda dari berbagai kabupaten menjadi bukti bahwa olahraga ini terus berkembang di tanah Papua Selatan.
Ketua PTMSI Kabupaten Asmat, Amatus Tokan, tidak dapat menyembunyikan kebanggaannya. Dibandingkan tiga tahun lalu, ia melihat perubahan besar dalam kualitas atlet Asmat.
“Saya bersyukur karena sekarang ini ada peningkatan prestasi, tidak seperti tiga tahun yang lalu,” ujar Tokan saat diwawancarai di lokasi pertandingan.
Menurutnya, perkembangan ini merupakan buah kerja keras pembinaan berkelanjutan yang dilakukan PTMSI Asmat. Ia menyampaikan bahwa semangat itu tak akan berhenti di sini.
“Kami selalu bangga karena dari tenis meja ini banyak melahirkan generasi-generasi muda Asmat yang berpotensi,” jelasnya.
Gelaran Porprov menjadi panggung penting untuk mendeteksi atlet-atlet muda berbakat. Tokan menegaskan, pihaknya akan terus mencari dan membina bibit unggul untuk tahun-tahun mendatang.
Dengan kemenangan Bavo Waman hari ini, harapan masyarakat Asmat semakin besar. Ia menjadi contoh bahwa dengan latihan terarah, dukungan yang kuat, dan mental kompetitif, atlet-atlet muda Papua Selatan dapat bersinar di kancah olahraga daerah hingga nasional. (JR).