Enam ABK KM Bintang Laut Masih Dicari, Cuaca Buruk Hambat Operasi SAR di Perairan Merauke

Kami tidak akan menyerah dan terus berupaya melakukan pencarian hingga para ABK ditemukan

Brifing sebelum pencarian (Foto: Humas)

Merauke — Upaya pencarian enam anak buah kapal (ABK) KM Bintang Laut yang dilaporkan hilang di perairan Merauke masih terus dilakukan. Namun, cuaca buruk kembali menjadi tantangan utama bagi tim pencarian, sehingga operasi belum membuahkan hasil hingga Kamis (22/1/2026).

Pencarian dilakukan oleh tim gabungan Polres Merauke melalui Satuan Polairud bersama Basarnas Merauke dan instansi terkait. Operasi dimulai sejak pukul 06.00 WIT menggunakan kapal KN SAR Merauke 223.

Namun, kondisi laut yang tidak bersahabat memaksa kapal hanya mampu bergerak sejauh 6,56 mil laut, tepatnya di koordinat 08°31’67” LS – 140°24’47” BT. Demi keselamatan personel, kapal kemudian kembali ke Muara Kali Maro untuk berlindung dan menunggu perkembangan cuaca.

Koordinasi lanjutan dilakukan antara Kasat Polairud Polres Merauke AKP M. Chandra, S.TrK., S.I.K., dengan Kepala Basarnas Merauke. Hingga sore hari, cuaca masih belum memungkinkan untuk melanjutkan pencarian, sehingga KN SAR Merauke 223 akhirnya bersandar di Pelabuhan Perikanan Merauke sekitar pukul 15.00 WIT.

Meski dihadapkan pada keterbatasan cuaca, aparat memastikan pencarian tidak dihentikan. Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan mempertimbangkan kondisi laut dan keselamatan seluruh tim.

“Kami tidak akan menyerah dan terus berupaya melakukan pencarian hingga para ABK ditemukan,” tegas AKP M. Chandra.

Polres Merauke juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar meningkatkan kewaspadaan dan menunda aktivitas di laut apabila kondisi cuaca dinilai berisiko. Cuaca ekstrem yang melanda perairan Merauke dalam beberapa hari terakhir dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran. (LS)

AGENDA
LINK TERKAIT