
Gereja ini bukan hanya padat orang hari ini saja karena ada bapak uskup, tetapi diharapkan setiap hari minggu harus dipadati umat
Sekda PPS berikan Sambutan dalam peresmian (Foto: Humas)
Merauke – Umat Katolik di Kabupaten Merauke kini memiliki rumah ibadah yang representatif setelah diresmikannya Gereja Katolik Santa Maria Fatima Kelapa Lima, Senin (6/4/2026). Pemerintah menilai kehadiran gereja tersebut tidak hanya memperkuat kehidupan spiritual umat, tetapi juga menjadi ikon baru di wilayah Papua Selatan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan bangunan gereja tersebut memiliki nilai sejarah panjang sekaligus menghadirkan kekuatan baru bagi umat dalam membangun kehidupan iman.
“Gereja ini bukan hanya padat orang hari ini saja karena ada bapak uskup, tetapi diharapkan setiap hari minggu harus dipadati umat,” kata Ferdinandus saat mewakili Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menghadiri peresmian gereja tersebut.
Menurutnya, gereja tersebut dibangun dengan konsep yang unik dan megah sehingga dapat menjadi salah satu bangunan yang membanggakan masyarakat Papua Selatan, khususnya di Kabupaten Merauke.
Ia menilai ide pembangunan gereja tersebut tergolong brilian karena mengusung konsep arsitektur ala Eropa dengan dua balkon, yang memberikan nilai estetika sekaligus kenyamanan bagi umat saat beribadah.
Selain itu, Ferdinandus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan hingga peresmian gereja dapat terlaksana dengan baik.
Peresmian Gereja Katolik Santa Maria Fatima ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Merauke Yoseph B. Gebze, didampingi Sekda Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan Damianus Katayu, Ketua DPR Papua Selatan Heribertus Silfinus Silubun, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Selatan dan Kabupaten Merauke.
Selain peresmian, dilakukan pula pemberkatan gereja oleh Uskup Keuskupan Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi bersama para pastor.
Kehadiran Gereja Katolik Santa Maria Fatima diharapkan menjadi pusat pertumbuhan iman sekaligus mempererat persaudaraan umat, serta memberi kontribusi positif bagi kehidupan sosial masyarakat di Merauke. (LS)