Gubernur Papua Selatan Jelaskan Pentingnya Pelurusan Informasi di Kalangan Pencari Kerja OAP

Di internal saudara-saudara ini terjadi miskomunikasi, sehingga informasi yang beredar tidak sama dan akhirnya memicu aksi yang terus berulang

Pencaker OAP (Foto: Humas)

Merauke – 14 Januari 2026, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyampaikan bahwa aksi yang terus berlanjut dari kelompok pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) tidak lepas dari adanya misinformasi dan miskomunikasi yang berkembang di internal kelompok pencari kerja itu sendiri.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat audiensi bersama ratusan pencari kerja OAP di Hotel Asmat, Merauke. Ia menjelaskan bahwa persoalan yang terjadi bukan semata-mata karena tidak adanya perhatian pemerintah, melainkan karena informasi yang diterima dan diteruskan di antara kelompok pencari kerja belum sepenuhnya utuh.

“Di internal saudara-saudara ini terjadi miskomunikasi, sehingga informasi yang beredar tidak sama dan akhirnya memicu aksi yang terus berulang,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk membuka ruang audiensi agar seluruh informasi dapat diluruskan secara langsung dan disampaikan secara utuh di hadapan semua pihak.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah selama ini telah menerima penyampaian aspirasi melalui berbagai jalur, termasuk pertemuan dan surat resmi, namun informasi yang tidak utuh di tingkat kelompok membuat persoalan terus berkembang.

“Oleh karena itu, audiensi ini penting supaya informasi yang keliru bisa kita luruskan bersama,” katanya.

Gubernur menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak menutup diri terhadap aspirasi pencari kerja OAP, namun menilai perlu adanya kesamaan pemahaman agar proses yang berjalan tidak terus disalahartikan dan menimbulkan ketegangan di lapangan. (LS)

AGENDA
LINK TERKAIT