
Papan informasi proyek ruas Kumbe–Sumber Rejeki mencantumkan penanganan jalan melalui beberapa sumber pendanaan. Di antaranya, sepanjang 3 kilometer melalui program Inpres Jalan Daerah, 2,73 kilometer dan 1,34 kilometer melalui Dana Tambahan Infrastruktur, serta 2,2 kilometer melalui sisa Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Mineral.
Kondisi jalan yang saat ini sedang di kerjakan oleh Pemprov PPS (Foto: IPS)
Merauke – Peningkatan jalan dan pembangunan saluran air di kawasan Kurik Pasar menuju Rawa Sari dan Kumbe diharapkan memperlancar aktivitas warga serta mendukung perekonomian masyarakat. Pemerintah Provinsi Papua Selatan menargetkan pekerjaan pada segmen Rawa Sari–Kumbe selesai pada Desember 2026.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo bersama Dinas PUPR dan organisasi perangkat daerah terkait meninjau langsung pekerjaan tersebut, Kamis (8/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan alat, material, dan tenaga kerja agar pelaksanaan sesuai jadwal.
“Untuk memastikan semua kesiapan peralatan, kesiapan material, dan kesiapan personil, maka hari ini kami mengunjungi lapangan untuk memastikan semua bisa berjalan sesuai dengan time schedule agar bisa selesai tepat waktu,” kata Apolo.
Menurut Apolo, pekerjaan di kawasan Kurik Pasar mencakup penataan drainase sekaligus peningkatan kualitas jalan. Kawasan tersebut merupakan permukiman padat penduduk sehingga penataan jalan dan saluran air menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat setempat.
Drainase dibangun menggunakan saluran beton pracetak atau U-Ditch. Berdasarkan papan informasi pekerjaan, saluran pada ruas Kumbe–Sumber Rejeki berukuran 64 sentimeter × 85 sentimeter.
Apolo menyampaikan, pembangunan juga dilanjutkan pada segmen jalan dari Kumbe menuju sejumlah kampung. Pemerintah menargetkan penyelesaian pekerjaan dalam dua bulan ke depan.
“Kami Pemerintah Provinsi Papua Selatan bersama Dinas PUPR dan OPD terkait sedang meninjau pembangunan ruas jalan provinsi pada segmen Rawa Sari–Kumbe yang ditargetkan akan diselesaikan pada dua bulan ke depan, yaitu bulan Desember 2026,” ujarnya.
Papan informasi proyek ruas Kumbe–Sumber Rejeki mencantumkan penanganan jalan melalui beberapa sumber pendanaan. Di antaranya, sepanjang 3 kilometer melalui program Inpres Jalan Daerah, 2,73 kilometer dan 1,34 kilometer melalui Dana Tambahan Infrastruktur, serta 2,2 kilometer melalui sisa Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Mineral.
Harapan terhadap manfaat pembangunan disampaikan Luqman Hakim Sahin, warga Kurik Pasar. Ia menyambut pembangunan jalan dan saluran air tersebut karena diharapkan memudahkan kegiatan masyarakat sehari-hari.
“Alhamdulillah, atas dibangunnya jalan ini serta saluran air ini,” kata Luqman.
Ia berharap perbaikan infrastruktur tersebut turut memperlancar kegiatan ekonomi warga. Luqman juga berharap pembangunan di kawasan Kurik Pasar terus berlanjut agar masyarakat semakin mudah menjalankan aktivitasnya. (LS)