
Kami ingin mempersatukan dosen-dosen asli Papua Selatan agar bersama-sama meningkatkan kualitas SDM Orang Asli Papua. Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Foto bersama
Merauke – Kongres Ke-1 Ikatan Dosen Asli Papua Selatan (IDAPS) resmi dibuka oleh Gubernur Papua Selatan di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi para dosen Orang Asli Papua (OAP) dari Kabupaten Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel untuk berhimpun dalam satu wadah organisasi tingkat provinsi.
Ketua Panitia Kongres, Lambertus Ayiriga, S.Pd., M.Pd., mengatakan IDAPS lahir dari kesadaran bersama bahwa hingga kini belum ada organisasi resmi yang menghimpun dosen asli Papua Selatan.
“Para inisiator dari empat kabupaten sepakat membentuk Ikatan Dosen Asli Papua Selatan sebagai rumah bersama bagi seluruh dosen asli Papua Selatan,” kata Lambertus.
Ia menjelaskan, kongres bertujuan membentuk wadah resmi dosen asli Papua Selatan, menyusun AD/ART organisasi, memilih pengurus definitif, memperkuat jaringan kerja sama antardosen lintas kabupaten, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Papua Selatan.
Menurut Lambertus, jumlah dosen asli Papua Selatan yang saat ini mengabdi di berbagai perguruan tinggi masih relatif terbatas. Karena itu diperlukan wadah yang mampu memperkuat konsolidasi, kaderisasi, dan pengembangan kapasitas akademik.
“Kami ingin mempersatukan dosen-dosen asli Papua Selatan agar bersama-sama meningkatkan kualitas SDM Orang Asli Papua. Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Lambertus juga berharap pemerintah daerah terus mendukung keberadaan organisasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia Papua Selatan melalui pendidikan tinggi.
Sementara itu, Gubernur Papua Selatan dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif para dosen OAP yang berhasil membentuk organisasi tingkat provinsi tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Papua Selatan, kami mengucapkan selamat melaksanakan Kongres Ke-1 Ikatan Dosen Asli Papua Selatan. Semoga kongres ini menghasilkan evaluasi dan program kerja yang bermanfaat bagi pengembangan dosen asli Papua Selatan ke depan,” ujar Gubernur.
Kongres yang diikuti sekitar 250 peserta tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, pimpinan perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya di Papua Selatan.