Mahasiswa Unmus Peta 297 Titik Fasilitas Umum di Distrik Merauke

Kami sangat mengapresiasi kontribusi mahasiswa Unmus. Data seperti ini sangat berguna untuk perencanaan dan inventarisasi fasilitas yang lebih baik di Distrik Merauke,” ujar Demianus Bawaire saat menerima hasil pemetaan tersebut.

Foto bersma

Info Papua Selatan — Merauke, 27 Oktober 2025, Sebanyak 297 titik fasilitas umum di wilayah Distrik Merauke kini telah terdokumentasi dalam bentuk peta digital, hasil karya mahasiswa Jurusan Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Musamus (Unmus). Pemetaan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Sistem Informasi Geografis (SIG) yang digelar sejak 25 Agustus hingga 5 September 2025.

Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa dalam survei lapangan untuk mengumpulkan data spasial dan atribut berbagai fasilitas publik seperti sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan, sarana kesehatan, hingga fasilitas sosial.

Data yang dikumpulkan kemudian diolah menggunakan perangkat lunak SIG untuk menghasilkan peta digital yang akurat dan terintegrasi.

Menurut dosen pengampu, Fransiskus Xaverius, S.Kom., M.Kom., kegiatan ini bukan sekadar praktik akademik, tetapi juga bentuk kontribusi nyata mahasiswa terhadap pembangunan daerah.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bagaimana data spasial dapat membantu pemerintah dalam perencanaan dan pengambilan keputusan berbasis wilayah,” jelasnya.

Ia bersama Ir. Agustan Latif, S.Kom., M.Cs. turut membimbing langsung proses perencanaan, survei, dan analisis data di lapangan.

Wilayah pemetaan mencakup 11 kelurahan dan 1 kampung di Distrik Merauke. Seluruh hasil akhir diserahkan secara simbolis oleh perwakilan dosen dan mahasiswa kepada Kasubag Umum dan Kepegawaian Distrik Merauke, Demianus Bawaire, A.Md.

Penyerahan peta tersebut menandai sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam memperkuat basis data spasial yang penting untuk mendukung tata kelola wilayah dan pelayanan publik.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi mahasiswa Unmus. Data seperti ini sangat berguna untuk perencanaan dan inventarisasi fasilitas yang lebih baik di Distrik Merauke,” ujar Demianus Bawaire saat menerima hasil pemetaan tersebut.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi dari kampus untuk masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Universitas Musamus dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak langsung bagi pembangunan Papua Selatan.  (LBS)

AGENDA
LINK TERKAIT