MRP Papua Selatan Pastikan Sisa Kuota CPNS Hanya untuk Orang Asli Papua Selatan

Prinsip kami jelas. Kuota ini hanya untuk Orang Asli Papua Selatan. MRP akan mengawal untuk empat kabupaten

Ketua MRPS Damianus Katayu (Foto: Humas)

Jakarta — Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan menegaskan bahwa pengawalan sisa kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan untuk memastikan formasi yang belum terisi hanya diperuntukkan bagi Orang Asli Papua Selatan. Penegasan tersebut disampaikan Ketua MRP Papua Selatan dalam pertemuan bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Ketua MRP Papua Selatan, Damianus Katayu, menjelaskan bahwa sisa kuota CPNS merupakan hasil dari proses seleksi nasional CPNS tahun 2024 yang telah berjalan sesuai ketentuan afirmasi, yakni 80 persen untuk Orang Asli Papua dan 20 persen non-Orang Asli Papua.

“Seluruh proses seleksi, mulai dari SKD sampai SKB, sudah berjalan. Namun sampai pengumuman akhir masih terdapat kuota yang tidak terisi,” ujar Damianus.

Ia merinci, terdapat sekitar 203 formasi kosong hasil seleksi CPNS 2024. Selain itu, terdapat satu peserta yang mengundurkan diri dan dua peserta yang meninggal dunia, sehingga total sisa kuota CPNS Papua Selatan yang belum terisi mencapai 206 formasi.

Menurutnya, kuota tersebut tidak terisi karena tidak ada pelamar pada formasi tertentu. Kondisi inilah yang kemudian mendorong para pencari kerja menyampaikan aspirasi agar pemerintah membuka kembali pengisian sisa kuota tersebut.

Damianus menyebutkan bahwa pertemuan dengan Kemenpan-RB kali ini merupakan pertemuan ketiga yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Gubernur Papua Selatan dan balasan dari Menteri PAN-RB.

Dari hasil pembahasan, ia mengungkapkan bahwa sejumlah opsi yang diusulkan para pencari kerja belum sepenuhnya memenuhi ketentuan regulasi. Namun, pertemuan tersebut menghasilkan titik temu berupa skema penggunaan kuota daerah sebagai dasar pengisian formasi kosong.

“Puji Tuhan, hari ini ada titik terang. Pemerintah provinsi akan menyiapkan laporan teknis secara detail, dan laporan itu akan ditindaklanjuti oleh Kementerian PAN-RB dengan menggunakan kuota daerah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa MRP Papua Selatan akan mengawal proses ini secara khusus agar pengisian sisa kuota CPNS benar-benar hanya untuk Orang Asli Papua Selatan dari empat kabupaten.

“Prinsip kami jelas. Kuota ini hanya untuk Orang Asli Papua Selatan. MRP akan mengawal untuk empat kabupaten,” tegas Damianus.

Ia berharap, kebijakan yang dihasilkan dari pertemuan ini dapat memberikan kepastian bagi para pencari kerja Orang Asli Papua Selatan, sekaligus tetap berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (LS)

AGENDA
LINK TERKAIT