Pelatihan Pengelolaan Manajemen Kampung Wisata Kawasan Sinai bagi Orang Asli Papua (OAP) Tahun 2026 Resmi Dibuka

Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Pelatihan Pengelolaan Manajemen Kampung Wisata Kawasan Sinai bagi Orang Asli Papua Tahun 2026 di Bell Hotel Merauke, pada 19–21 Mei 2026.

Sekda Merauke Buka Pelatihan Kampung Wisata Kawasan Sinai dengan Tabuhan Tifa

MERAUKE — Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar kegiatan Pelatihan Pengelolaan Manajemen Kampung Wisata Kawasan Sinai bagi Orang Asli Papua (OAP) Tahun 2026 yang berlangsung di Bell Hotel Merauke, mulai 19 hingga 21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke, Drs. Yoseph Bladib Gebze, M.Si., yang mewakili Bupati Merauke. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan peserta dari unsur aparat kampung, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda dari tiga kampung di Kawasan Sinai, yakni Kampung Urumb, Waninggap Nanggo, dan Matara.
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas masyarakat Orang Asli Papua (OAP) dalam pengelolaan kampung wisata di Kabupaten Merauke. Kegiatan mengacu pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, serta Permenparekraf Nomor 14 Tahun 2016 tentang Tata Kelola Desa Wisata.
Selain itu, pelaksanaan kegiatan juga bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Merauke Tahun Anggaran 2026.
Dalam pelaksanaannya, materi pelatihan dibagi dalam dua metode utama, yakni sekitar 50 persen penyampaian materi dan 50 persen diskusi kelompok. Materi yang diberikan berfokus pada pengelolaan manajemen kampung wisata, penguatan kapasitas pelayanan wisata, pengembangan produk wisata, pemasaran, hingga pengelolaan administrasi dan keuangan kampung wisata.
Narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut berasal dari unsur pemerintah daerah maupun praktisi pariwisata, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Merauke, Agus Jerri Spays Aronggear, SST.Par., M.Par.CBC selaku praktisi dan konsultan pariwisata, serta Dr. M. Guntur Ohoiwutun, S.H., M.H., yang membawakan materi terkait praktik kepariwisataan dan hukum.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi wisata kampung secara lebih terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus mendorong penguatan ekonomi kreatif masyarakat berbasis potensi lokal di wilayah Kawasan Sinai, Kabupaten Merauke.

AGENDA
LINK TERKAIT