
Persiapan tim sudah solid, antusiasme masyarakat tinggi, dan pembalap-pembalap besar sudah siap turun.
Foto pembalap nasional yang ikut dalam kompetisi (Foto: Flayer IMI PPS)
Merauke, Info Papua Selatan — Final Round Merauke Road Race Championship 2025 yang digelar pada 21–23 November dipastikan menjadi salah satu balapan paling kompetitif tahun ini.
Sejumlah pembalap nasional dengan rekam prestasi kuat telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka, membawa tensi persaingan ke level lebih tinggi.
Rider yang sudah terverifikasi prestasinya dan akan tampil di Merauke antara lain:
Aldias Aqsal Ismaya
• Juara Race 1 Sport 250cc MRS 2025
• Runner-up National Sport 150cc MRS 2025
Dimas Juliatmoko
• Double Winner UB150 di event nasional 2025
Richard Taroreh
• Juara Umum Sport 150cc Yamaha Sunday Race
• Podium UB150 ARRC Sentul
Wawan Wello
• Rider UB150 ARRC 202
Andi Muhamad Fadly
• Rider AP250 ARRC 2023
Sementara itu, daftar pembalap yang juga siap mengisi grid antara lain Rusman Fadil, Aidil Ridha, Busri Mustafa, Arfian Ramadhan, dan Oya.
Ketua IMI Papua Selatan Risson Ronald Sialla menyebut kehadiran pembalap nasional sebagai bukti bahwa Merauke mulai mendapat tempat sebagai lokasi balap favorit.
“Kita lihat sendiri, nama-nama besar datang karena Merauke memberikan pengalaman balap yang beda. Ini bukti bahwa Papua Selatan mulai menjadi magnet bagi rider nasional.”
Ketua Harian IMI Papua Selatan Pangky Silubun menambahkan bahwa persiapan teknis dan dukungan komunitas telah membuat final round ini naik kelas.
“Persiapan tim sudah solid, antusiasme masyarakat tinggi, dan pembalap-pembalap besar sudah siap turun. Level balap tahun ini jelas naik dibanding seri-seri sebelumnya.”
Kelas MP1 150cc Open, UB 2T 130cc, serta Sport 2T diprediksi menjadi pusat pertarungan ketat. Kehadiran pembalap nasional membuat peluang pembalap tuan rumah semakin menantang namun juga semakin menarik untuk ditonton.
Selain itu, kategori Setanah Papua dan kelas pembinaan IMI PPS memberikan ruang bagi talenta-talenta muda Papua Selatan untuk unjuk kemampuan di depan ribuan penonton.
Dengan kombinasi pembalap papan atas, penonton yang diprediksi membludak, serta sistem penyelenggaraan yang semakin profesional, Final Round November ini menegaskan posisi Merauke sebagai poros pertumbuhan motorsport di Indonesia Timur. (LBS)