Pemprov Papua Selatan Seleksi Calon Paskibraka, Tanamkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda

Hal ini dapat kita lihat dengan tata krama penggunaan sang merah putih yang tidak sesuai dengan jiwa dan nilai-nilai yang terkandung pada bendera kebangsaan sebagai lambang negara Republik Indonesia

Seleksi yang diikuti siswa-siswi terbaik dari empat kabupaten di Papua Selatan itu digelar di Hotel Panda Merauke, Rabu (6/5/2026)

Merauke – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mulai menyeleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi sebagai bagian dari persiapan upacara Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Seleksi yang diikuti siswa-siswi terbaik dari empat kabupaten di Papua Selatan itu digelar di Hotel Panda Merauke, Rabu (6/5/2026). Selain mencari calon pengibar bendera terbaik, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat semangat nasionalisme dan karakter generasi muda.

Mewakili Gubernur Papua Selatan, Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Selatan, Joko Guritno, mengatakan penghormatan terhadap bendera merah putih saat ini mulai mengalami penurunan di tengah kehidupan masyarakat.

Menurutnya, penggunaan bendera merah putih kerap tidak lagi mencerminkan nilai-nilai perjuangan dan penghormatan terhadap lambang negara.

“Hal ini dapat kita lihat dengan tata krama penggunaan sang merah putih yang tidak sesuai dengan jiwa dan nilai-nilai yang terkandung pada bendera kebangsaan sebagai lambang negara Republik Indonesia,” kata Joko Guritno saat menyampaikan sambutan.

Ia mengatakan, sebagian masyarakat kini memandang bendera merah putih hanya sebagai pajangan dan hiasan semata. Kondisi tersebut terjadi karena masih kurangnya pemahaman tentang makna perjuangan para pahlawan yang mempertahankan kemerdekaan dengan pengorbanan besar.

Karena itu, pemerintah memandang perlu adanya pembinaan karakter bangsa atau nation character building bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, melalui pembinaan tersebut diharapkan tumbuh sikap cinta tanah air, patriotisme, idealisme, rela berkorban, serta penghormatan terhadap bendera kebangsaan dalam diri setiap anak bangsa.

“Salah satu wujud kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan dimaksud adalah dengan menyelenggarakan program seleksi calon paskibraka tingkat provinsi di Papua Selatan tahun 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, para peserta yang nantinya terpilih akan mengemban tugas penting dalam upacara pengibaran dan penurunan duplikat bendera pusaka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026 mendatang.

Menurutnya, proses seleksi memiliki peran penting untuk mendapatkan generasi muda yang memiliki disiplin, tanggung jawab, dedikasi tinggi, rela berkorban, serta berakhlak mulia.

Joko Guritno juga meyakini para peserta yang hadir merupakan putra-putri terbaik dari empat kabupaten di Papua Selatan yang telah memenuhi syarat mengikuti seleksi tingkat provinsi.

“Anak-anakku sekalian ikutilah seluruh rangkaian proses ini dengan sungguh-sungguh, tampilkan seluruh kemampuan terbaik yang ada pada dirimu, bahwa kamu yang terbaik di Provinsi Papua Selatan,” katanya.

Ia menegaskan, pelaksanaan seleksi paskibraka tidak boleh sekadar menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi harus terus mengalami peningkatan kualitas mulai dari tahap persiapan, seleksi, pelatihan hingga pelaksanaan tugas di lapangan.

Untuk itu, ia meminta seluruh pihak yang terlibat, baik panitia, tim seleksi, pelatih maupun peserta, bekerja dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan demi menghasilkan paskibraka terbaik Papua Selatan.

“Mudah-mudahan kegiatan seleksi ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses sesuai dengan tujuan yang kita harapkan bersama,” tambahnya.

Usai menyampaikan sambutan, mewakili Gubernur Papua Selatan, Joko Guritno secara resmi membuka seleksi calon Paskibraka tingkat Provinsi Papua Selatan tahun 2026 dengan menabuh tifa. (**)


Editor: Ronald

AGENDA
LINK TERKAIT