
Seri III ini menunjukkan peningkatan kualitas yang sangat signifikan
Peserta beradu kecepatan di atas lintasan (Foto: IPS)
Merauke, Info Papua Selatan — Sirkuit Aninggap Sai Gautak kembali menjadi saksi pertarungan panas di ajang Merauke Road Race Championship 2025 Seri III, Sabtu (22/11/2025). Sejak sesi pertama hingga final, ribuan pasang mata disuguhkan duel ketat antara rider nasional dan pembalap muda Papua Selatan yang tampil agresif di lintasan sepanjang 1,8 kilometer itu.
Nama besar seperti Am Fadly, Wawan Wello, Arfian Ramadhan, hingga Richard Taroreh tampil mendominasi, sementara pembalap lokal Merauke menunjukkan progres dan daya saing yang semakin kuat pada setiap kelas.
MC1 – Bebek 4T 150 TU (MP1) Open
Kelas utama ini menyajikan duel paling dramatis. Am Fadly keluar sebagai pemenang setelah bertarung ketat dengan Dimas Juliatmoko dan menang hanya dalam selisih 0,024 detik.
MC2 – Bebek 4T 130 TU (Ex MP2) Open
Arfian Ramadhan tampil sangat dominan dengan keunggulan lebih dari sepuluh detik. Pace yang stabil membuatnya tak tersentuh hingga garis akhir.
MC6 – Bebek 4T 130 TU MP2 Setanah Papua
Arfian kembali berjaya, memimpin formasi JJC Racing Team. Perebutan posisi dua hingga empat berlangsung rapat dengan jarak tak sampai tiga persepuluh detik.
MC15 – Bebek Modif 4T 150 CC Open
Kelas ini menjadi salah satu sorotan utama.
Wawan Wello dan Am Fadly menyajikan duel jarak dekat, dan Wawan menyentuh garis finis hanya 0,071 detik lebih cepat.
MC16 – Bebek UB 2T TU 130 CC Open
Wawan kembali tampil gemilang dan meraih kemenangan keduanya. Am Fadly dan Richard Taroreh finis hampir bersamaan, dengan selisih hanya 0,008 detik untuk perebutan posisi kedua.
MC10 – Bebek 2T STD 125 CC (Ex Rider) Papua Selatan
Duel lokal menjadi daya tarik tersendiri.
Hady Wijaya berhasil mengungguli Herianto dalam pertarungan ketat dengan margin 0,280 detik.
Ketua Umum IMI Papua Selatan, Risson, memberikan penghargaan kepada seluruh pembalap dan panitia yang telah bekerja keras mensukseskan gelaran seri ketiga ini.
“Seri III ini menunjukkan peningkatan kualitas yang sangat signifikan. Pembalap lokal bisa menempel ketat rider nasional, bahkan beberapa di antaranya mencatat waktu yang sangat kompetitif. Kami yakin Papua Selatan punya potensi besar untuk melahirkan rider-rider masa depan,” ujar Risson.
Sementara itu, Ketua Harian IMI Papua Selatan, Pangky Silubun, menekankan bahwa gelaran road race ini adalah bagian dari program pembinaan jangka panjang.
“Bagi kami, setiap seri bukan hanya lomba, tetapi ruang pembuktian. Banyak bibit muda tampil impresif hari ini. IMI Papua Selatan akan terus memperkuat pembinaan agar mereka bisa naik kelas ke level regional bahkan nasional,” kata Pangky Silubun.
Dengan persaingan yang ketat, catatan waktu yang cepat, serta antusiasme penonton yang tinggi, Seri III Merauke Road Race Championship 2025 kembali menegaskan posisi Merauke sebagai salah satu pusat motorsport paling aktif di kawasan timur Indonesia.
Seri berikutnya dipastikan akan kembali menyajikan pertarungan sengit, sekaligus menjadi ajang krusial bagi para rider dalam perebutan klasemen musim ini. (LBS)