
Total 1.059 peserta ikut ambil bagian, terdiri dari 812 atlet, 131 ofisial, dan 116 pelatih, dengan 12 venue pertandingan disiapkan.
Pembukaan Porprov
Info Papua Selatan, Merauke — Ratusan atlet dari empat kabupaten di Papua Selatan mulai berjibaku memperebutkan 1.340 medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Papua Selatan II yang resmi dibuka Gubernur Apolo Safanpo lewat penyalaan obor di Taman Mandala Merauke, Selasa (25/11/2025).
Seremoni pembukaan menghadirkan suasana meriah. Defile pembawa obor dan kontingen atlet dari Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel bergerak dari Gedung Negara menuju Taman Mandala, menandai dimulainya 13 cabang olahraga yang dipertandingkan selama empat hari.
Dampak bagi Publik: Ajang Besar untuk Menemukan Bakat Papua Selatan
Dalam sambutannya, Gubernur Apolo Safanpo menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar lomba, tetapi mesin pencari bakat untuk memunculkan atlet-atlet masa depan.
“Peserta Porprov berasal dari SD, SMP, SMA hingga dewasa. Mereka telah melalui seleksi. Di sini kita mengidentifikasi dan mengembangkan bakat mereka di tingkat provinsi,” ujar Safanpo.
Ia menekankan pentingnya ketelitian pelatih dan pengurus cabang olahraga untuk melihat potensi atlet dari kabupaten, agar dapat diproyeksikan tampil di tingkat nasional hingga internasional.
Tujuan kedua Porprov adalah mengukur capaian latihan atlet di kabupaten. Menurut Gubernur, lawan sesungguhnya bukan antarkabupaten, tetapi provinsi lain ketika Papua Selatan berlaga di tingkat nasional.
“Apa yang sudah kita latih harus dapat kita ukur. Mari kita persiapkan diri untuk bersaing di level yang lebih tinggi,” pesannya.
Selain prestasi, Porprov juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan persaudaraan antarwarga empat kabupaten. Momentum ini dinilai penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan sebagai satu daerah otonom baru.
Tujuan lain adalah memasyarakatkan olahraga, mendorong keterlibatan publik, serta menghidupkan kembali tradisi berolahraga di kalangan generasi muda dan masyarakat umum.
“Gunakan ajang Porprov dengan sebaik-baiknya. Junjung sportivitas dan raih prestasi tertinggi untuk mewakili Papua Selatan di tingkat regional, nasional dan internasional,” kata Gubernur Safanpo.
1.059 Peserta, 13 Cabor, 12 Venue, dan 1.340 Medali
Ketua Panitia Porprov Papua Selatan II, Hendrikus Mahuze, menjelaskan bahwa Porprov tahun ini menjadi panggung seleksi atlet menuju ajang yang lebih tinggi, termasuk Pra-PON dan PON.
Selain itu, event ini juga mendorong perputaran ekonomi lokal di kabupaten penyelenggara, khususnya Merauke.
Ia merinci 13 cabang olahraga yang dipertandingkan:
– Sepak bola
– Voli
– Sepak takraw
– Bola basket
– Tenis meja
– Pencak silat
– Karate
– Taekwondo
– Catur
– Biliar
– Futsal
– Atletik
– Bulu tangkis
Total 1.059 peserta ikut ambil bagian, terdiri dari 812 atlet, 131 ofisial, dan 116 pelatih, dengan 12 venue pertandingan disiapkan.
Ada 1.340 medali yang diperebutkan: 412 emas, 516 perak, dan 412 perunggu.
Porprov Papua Selatan II menjadi momen penting bagi daerah untuk membangun fondasi prestasi olahraga sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat di Tanah Anim Ha. (*)