
Keberagaman agama merupakan karya ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu kita harus menjaga kebersamaan, saling menghormati, serta memberi ruang bagi setiap umat beragama untuk menjalankan ibadahnya dengan baik
Foto bersama
Merauke – Rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Selatan resmi ditutup di Masjid Baiturrahman, Kampung Bupul Indah, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi titik terakhir dari 11 lokasi Safari Ramadan yang dilaksanakan Pemprov Papua Selatan di berbagai wilayah selama bulan suci tahun ini.
Dalam kegiatan penutup tersebut, pemerintah provinsi menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Kampung Bupul Indah. Bantuan yang diberikan berupa 500 paket sembako, dana Rp50 juta untuk Pengurus Kemakmuran Masjid (PKM) Masjid Baiturrahman, serta satu set alat rebana bagi ibu-ibu Majelis Taklim setempat.
Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan kuis Ramadan bagi masyarakat dengan hadiah uang tunai. Sebanyak 10 amplop berisi masing-masing Rp500 ribu dibagikan kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan.
Kepala Kampung Bupul Indah, Jasmin, menyampaikan rasa syukur karena kampung mereka dipilih sebagai lokasi penutup Safari Ramadan tahun ini.
“Kami atas nama pemerintah kampung dan pengurus PKM Masjid Baiturrahman memohon maaf apabila dalam penyambutan masih terdapat banyak kekurangan. Namun kami sangat bersyukur dan bangga karena Kampung Bupul Indah dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Masjid Baiturrahman masih membutuhkan sejumlah perbaikan fasilitas, terutama sarana penunjang seperti MCK dan fasilitas pendukung lainnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, dalam sambutannya mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk memperbaiki hubungan dengan diri sendiri, sesama manusia, serta dengan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ia juga mengingatkan bahwa pada tahun 2026 beberapa umat beragama menjalankan ritual keagamaan dalam waktu yang hampir bersamaan, sehingga masyarakat diharapkan terus menjaga kerukunan dan saling menghormati.
“Keberagaman agama merupakan karya ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu kita harus menjaga kebersamaan, saling menghormati, serta memberi ruang bagi setiap umat beragama untuk menjalankan ibadahnya dengan baik,” ujarnya.
Menurut Apolo, Ramadan juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial melalui sikap saling berbagi serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dengan kegiatan di Masjid Baiturrahman Bupul Indah tersebut, rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Papua Selatan tahun 1447 Hijriah/2026 resmi berakhir. (**)