Setelah 8 Tahun di “CC”, SAKIP Merauke Naik ke “B”, Bupati: Endingnya Harus Dirasakan Masyarakat”

Bersyukur tahun ini kita sudah mencapai predikat B dari CC kemarin. Ini juga mungkin sekaligus hadiah untuk kita di ulang tahun yang ke-124.”

Foto bersama Bupati, Sekda dan Unsur Pimpinan OPD (Foto: IPS)

Merauke — Kabar baik datang di momentum Hari Jadi ke-124 Kabupaten Merauke. Setelah delapan tahun bertahan di predikat “CC”, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Merauke akhirnya naik kelas menjadi predikat “B”.

Capaian ini disampaikan langsung Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, dalam konferensi pers di ruang rapat Kantor Bupati Merauke, Selasa (11/02/2026), usai mengikuti penganugerahan secara Zoom Meeting.

“Dari tujuh belas daerah yang menerima SAKIP dengan predikat B, Kabupaten Merauke masuk dalam salah satunya,” ujar Bupati.

Menurutnya, SAKIP bukan sekadar laporan administrasi tahunan. Sistem ini merupakan kewajiban berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang pelaporan keuangan dan kinerja instansi pemerintah.

“Dalam pengelolaan keuangan daerah kita tidak hanya melaporkan performance atau pelaporan daripada sistem pengelolaan keuangan, tetapi juga sistem kinerja yang harus kita laporkan. Jadi harus balance. Antara misalnya kita WTP dengan kinerja. Ini dua-duanya harus sama,” tegasnya.

Bupati menekankan, pertanggungjawaban anggaran tidak boleh berdiri sendiri tanpa kinerja aparatur yang mendukung. Ujung dari seluruh proses itu, kata dia, adalah manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Endingnya adalah bahwa antara kinerja pengelolaan keuangan, ini endingnya adalah kemanfaatan yang dirasakan oleh masyarakat. Jadi mulai dari sistem perencanaan, kemudian penganggaran, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, sampai dengan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.”

Karena itu, dalam penyusunan RPJMD, pemerintah daerah menitikberatkan pada kejelasan sasaran, tujuan, serta indikator kinerja utama.

“Kalau ini semua bisa berjalan dengan baik, ya kita berdoa agar masyarakat juga bisa terlayani dengan baik, sesuai dengan visi-visi daripada daerah,” ujarnya.

Bupati Yoseph mengakui, capaian ini menjadi tonggak penting karena baru pertama kali Merauke keluar dari predikat “CC” dan naik ke “B”.

“Ini satu prestasi juga bagi kita semua, bukan hanya Bupati-Wakil Bupati, tapi seluruh instansi Pemerintah Kabupaten Merauke yang sudah berjuang keras, patuh pada regulasi yang ada, dan juga beberapa hal yang menyangkut kinerja.”

Namun ia mengingatkan, predikat “B” bukan garis akhir. Ke depan, pembagian kerja harus lebih jelas, ketepatan program dan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat harus semakin ditingkatkan.

“Poinnya adalah bahwa pembagian kerja ke depan kita harus berjelas lebih baik. Terus ketepatan daripada program dan kegiatan kita lakukan yang akan berdampak ke masyarakat harus lebih kita tingkatkan.”

Keaktifan dan tanggung jawab aparatur, lanjutnya, menjadi kunci agar sistem berjalan baik.

“Kalau semuanya bisa berjalan berfungsi dengan baik, maka sistemnya juga akan baik. Dan itu harapannya ke depan kita bisa capai prestasi-prestasi di kemudian hari.”

Menutup pernyataannya, Bupati menyebut capaian ini sebagai “berita baik” sekaligus hadiah di usia 124 tahun Kabupaten Merauke.

“Bersyukur tahun ini kita sudah mencapai predikat B dari CC kemarin. Ini juga mungkin sekaligus hadiah untuk kita di ulang tahun yang ke-124.”

Kini publik menanti pembuktian berikutnya: apakah predikat “B” benar-benar akan berbanding lurus dengan pelayanan yang lebih cepat, program yang lebih tepat sasaran, dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat Merauke. (LS)

AGENDA
LINK TERKAIT