
Kami mohon bantuan seluruh pihak. Laporkan ke Pertamina Contact Center 135. Semua laporan dari masyarakat dan media akan kami cek langsung di lapangan
Rangkaian Proses pelayanan pertamina (Foto: Istimewa)
Merauke, 26 November 2025 — Ribuan kendaraan angkutan umum, logistik, hingga nelayan di Papua Selatan bisa sedikit bernapas lega. Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menambah suplai 3,5 juta liter Solar subsidi ke Fuel Terminal (FT) Merauke untuk mengamankan kebutuhan jelang libur akhir tahun, momen ketika mobilitas dan distribusi barang biasanya melonjak.
Tambahan suplai itu telah tiba pada Sabtu (22/11) dan langsung didistribusikan ke SPBU di seluruh kabupaten—Merauke, Mappi, Asmat, hingga Boven Digoel.
Suplai tambahan berlanjut: 2,3 juta liter lagi tiba Kamis
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, memastikan suplai belum berhenti.
“Kamis, 27 November, kapal suplai berikutnya tiba membawa 2,3 juta liter Solar subsidi. Stok di FT dan seluruh SPBU dalam kondisi aman,” jelasnya.
Khusus Boven Digoel, wilayah yang membutuhkan multimoda kapal dan mobil tangki, Pertamina sudah mengirim 500 ribu liter sejak akhir pekan.
“Kami menambah jam penyaluran, termasuk di hari libur. Koordinasi dengan Pemerintah Daerah dilakukan ketat agar distribusi benar-benar lancar,” kata Ispiani.
Pengawasan ekstra ketat lewat QR Code
Lonjakan kebutuhan sering membuka peluang kecurangan. Karena itu Pertamina memperketat pengecekan QR Code di seluruh SPBU.
“Pembelian Solar subsidi sudah ditentukan sesuai jenis kendaraan. Operator SPBU kami ingatkan agar memastikan data kendaraan cocok dengan QR Code. Jika terbukti melanggar, SPBU bisa dikenakan sanksi,” tegas Ispiani.
Pertamina gandeng APH: cegah plat palsu & tangki modifikasi
Pertamina menegaskan bahwa penindakan hukum hanya dapat dilakukan aparat ketika pelanggaran dilakukan oleh oknum di luar SPBU.
“Modus seperti plat palsu dan tangki modifikasi bukan ranah kami, sehingga kami bekerja bersama Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat aktif melapor jika menemukan praktik curang.
“Kami mohon bantuan seluruh pihak. Laporkan ke Pertamina Contact Center 135. Semua laporan dari masyarakat dan media akan kami cek langsung di lapangan.”
Dampaknya bagi publik
Dengan suplai tambahan total 5,8 juta liter dalam kurang dari satu pekan, Pertamina memastikan:
• Aktivitas logistik antar-kabupaten tetap stabil
• Nelayan dan petani tetap bisa bekerja
• Transportasi umum tidak terganggu kekurangan Solar
• Antrean panjang di SPBU dapat diminimalisir
Upaya ini dilakukan untuk memberikan kepastian energi jelang akhir tahun, saat roda ekonomi dan mobilitas warga Papua Selatan meningkat tajam. (LBS)