Wagub Papua Selatan Ingatkan Risiko MBG Jika Dapur Terlalu Terpusat

Ini kesempatan baik. Manfaatkan dengan disiplin dan rasa syukur. Program ini hadir untuk masa depan kalian,” pesannya kepada para siswa.

Wagub tinjau proses MBG (Foto: Humas)

Merauke — Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, meninjau sekaligus menghadiri launching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP YPK Merauke, Senin (19/1/2026). Dalam kesempatan itu, Wagub menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan makanan agar program strategis nasional ini benar-benar memberi manfaat bagi kesehatan dan masa depan anak-anak.

Wagub mengingatkan agar pengelolaan dapur MBG tidak dilakukan secara berlebihan dalam satu titik. Menurutnya, dapur yang melayani terlalu banyak sekolah berpotensi menurunkan kualitas makanan, terutama jika proses memasak dilakukan terlalu dini demi mengejar distribusi.

“Kalau dapur memasak terlalu malam atau terlalu dini karena harus melayani banyak sekolah, makanan bisa tidak segar lagi. Ini yang harus kita jaga. Jangan sampai niatnya makanan bergizi gratis, tapi justru menimbulkan masalah kesehatan,” tegas Paskalis Imadawa.

Ia mendorong agar jumlah dapur MBG diperbanyak, sehingga distribusi makanan lebih dekat, tepat waktu, dan kualitasnya tetap terjaga untuk dikonsumsi para siswa.

Dalam sambutannya, Wagub juga memaparkan bahwa Program MBG merupakan program besar nasional dengan target sekitar 89 juta penerima di seluruh Indonesia. Pemerintah pusat, kata dia, menargetkan pembangunan sekitar 2.500 dapur MBG pada tahun 2026.

“Kalau kita lihat di Papua Selatan, penerima MBG saat ini baru sekitar lima ribu anak. Masih banyak yang belum tersentuh. Harapannya ke depan dapur diperbanyak supaya manfaatnya bisa dirasakan lebih merata,” ujarnya.

Selain menyoroti aspek teknis program, Wagub juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan Program MBG dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan bahwa pada masa lalu, tidak semua anak bisa membawa bekal makanan ke sekolah, sementara kini makanan bergizi justru diantarkan langsung ke sekolah.

“Ini kesempatan baik. Manfaatkan dengan disiplin dan rasa syukur. Program ini hadir untuk masa depan kalian,” pesannya kepada para siswa.

Di akhir sambutan, Paskalis Imadawa juga menyampaikan pesan moral kepada para pelajar agar tidak melupakan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan lupa selalu berdoa dan ingat Tuhan. Solusi hidup bukan ada di gawai, tapi Tuhan ada di atas segalanya,” tutupnya.

Launching Program Makan Bergizi Gratis di SMP YPK Merauke ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pemenuhan gizi yang layak, sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan aman, berkualitas, dan berkelanjutan. (LS)

AGENDA
LINK TERKAIT