
Merauke - Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan, Paskalis Imadawa meyakini bahwa SMP YPK Merauke menjadi salah satu embrio sumber daya manusia (SDM) di provinsi tersebut
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa menyerahkan bingkisan kepada salah satu siswi SMP YPK Merauke usai menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Anak dalam rangka menyambut HUT ke-64 SMP YPK Merauke
Merauke - Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan, Paskalis Imadawa meyakini bahwa SMP YPK Merauke menjadi salah satu embrio sumber daya manusia (SDM) di provinsi tersebut
Hal itu disampaikannya disela-sela sambutan dalam acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) anak yang digelar oleh SMPK YPK Merauke,Jumat (4/9/2026).
"Kami atas nama Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan juga atas nama masyarakat Papua Selatan yakin bahwa SMPK YPK Merauke adalah salah satu embrio sumber daya manusia (SDM) untuk tanah ini,"kata Paskalis.
SMP YPK Merauke kolaborasi dengan tim penggerak PKK Kabupaten Merauke menggelar KKR anak dalam rangkat peringat ulang tahun ke 64.
Kegiatan tersebut sebagai langkah untuk membangkitkan semangat jiwa rohani pemuda-pemudi siswa SMP YPK Merauke
Paskalis meyakini iman tidak terbentuk pada kegiatan, tetapi sudah terbentuk sejak masih dalam rahim ibu
Ia meminta agar kegiatan tersebut dilakukan menjelang tahun tahun ajaran baru.
Paskalis juga meminta kepada kepala sekolah dan dewan guru agar bisa mempertahankan kegiatan kerohanian tersebut tiap tahun ajaran baru.
"Dengan demikian agar mental anak-anak bisa dibina,"ujar Wagub Paskalis Imadawa.
Ia mengaku hadir untuk mengucapkan proficiat dan selamat ulang tahun yang ke 64 bagi SMP YPK Merauke yang akan diperingati pada 26 September mendatang.
Menurutnya, para siswa dilepas setelah menyelesekaikan pendidikan untuk menjadi berkat bagi orang banyak, bukan melepaskan diri untuk menjadi beban bagi keluarga.
"Jangan melepaskan diri, tapi dilepas, bukan melepaskan diri, kalau melepaskan diri berarti akan menjadi beban,"kata Paskalis.
Lanjut dia, beban untuk keluarga, masyarakat dan juga menjadi beban untuk pemerintah. Namun ketika dilepas maka akan menjadi berkat untuk keluarga,orang tua dan juga untuk bangsa dan negara ini.
Paskalis menambahkan, semoga diusia ke 64 tahun nanti, bukan untuk berbangga melainkan menjadi pemicu utama, sehingga SMP YPK Merauke tetap berjaya, sukses dan bersinar di tanah Papua Selatan.