
Dalam sambutannya, Gubernur Apolo mengajak masyarakat menjalani ibadah puasa dengan penuh kesederhanaan, saling menghormati, dan menjaga kebersamaan di tengah situasi nasional yang penuh tantangan.
Puasa diharapkan benar-benar satu kesatuan yang bulat dan utuh, tidak boleh ada bolong-bolong. Kalau boleh dari hari pertama sampai hari terakhir diusahakan jangan ada bolongnya.
Wagub mengajak masyarakat menjaga silaturahmi dan memperkuat nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Ramadan, katanya, harus menjadi energi moral untuk membangun daerah dengan damai dan kebersamaan.
Kegiatan berbagi takjil ini merupakan salah satu bentuk Polri untuk masyarakat, kepedulian Polres Merauke kepada masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan.
Oleh karena itu, kita harapkan Kurik dan sekitarnya akan tumbuh dan berkembang menjadi pusat ekonomi baru, menjadi kota baru,” kata Gubernur Apolo
Suasana diskusi berlangsung terbuka. Warga diberi ruang berbicara tanpa batasan formalitas, sementara pemerintah mencatat berbagai masukan yang disampaikan.