
Gubernur juga mendorong APINDO untuk mengajak putra-putri Orang Asli Papua terlibat aktif dalam memanfaatkan peluang tersebut, sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal
“Kita punya peluang besar di sektor pertanian. Dari produksi bibit, pupuk, alat mesin pertanian, sampai pengolahan dan distribusi hasil panen, semuanya adalah peluang usaha
Kalau tujuannya jelas, maka Perdasus ini bisa menjadi pegangan bersama, baik bagi pemerintah maupun masyarakat
“Kita tidak ingin sudah menyusun dengan setengah mati, lalu ketika sampai di kementerian, semuanya dicoret karena tidak sesuai aturan,” tegasnya.
Gubernur Apolo juga menyoroti tantangan besar berupa konfrontasi regulasi antara Undang-Undang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua
Masih ada benturan regulasi. Kita perlu sinkronisasi dan harmonisasi agar implementasi kebijakan tetap sejalan dengan amanat Otsus